Selasa, 14 Desember 2021

Era Teknologi Bebas Namun Tanggung jawab

 Senin, 13 Desember 2021

Resume ( GMLD ) 2

Pertemuan ke-19

Tema

Era Teknologi Bebas Namun Bertanggungjawab

Narasumber : Rifatun

Moderator     : Rominiyati

Profil narasumber 



Era digital adalah zaman di mana semua fasilitas serba digital, dimana digital setiap tahunnya mengalami perubahan, perkembangan  dan kemajuan teknologi yang sangat pesat.
Perkembangan teknologi telah memperkecil hambatan fisik terhadap  komunikasi dan memungkinkan manusia dapat berinteraksi secara bebas dalam skala global.
Berbagai penerapan teknologi telah  mempengaruhi nilai suatu masyarakat, teknologi baru dapat mencuatkan pertanyaan - pertanyaan  etika baru seperti ;  meluasnya gagasan tentang efisiensi  dalam konteks produktivitas  manusia, yang pada awalnya hanya menyangkut permesianan, sehingga dengan adanya teknologi kita bebas menggunakannya.
Kita dapat menggunakan teknologi sesuai kebutuhan tanpa menyalahi aturannya.
Berikut ini batasan - batasan sosial yang  mempunyai efek sangat luas terhadap kestabilan dalam berinteraksi :
  1. Membantu untuk mengelola prioritas.
  2. Komunikasi yang lebih baik.
  3. Menggunakan cara yang berbeda untuk pendidikan.
  4. Memanfaatkan teknologi tepat waktu.
Berikut contoh cara memanfaatkan teknologi untuk belajar menjadi lebih mudah :
  1. Kamus online untuk mempelajari bahasa asing.
  2. Menonton vidio pembelajaran di situs vidio sharing.
  3. Memakai aplikasi untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
  4. Memanfaatkan wibsite penyedia materi pembelajaran. 
  5. Gunakan fitur yang ada di smart phone.
Era teknologi bebas namun bertanggung jawab, artinya  kita dalam menggunakan teknologi harus bertanggung jawab dan beretika  di tengah ruang kebebasan bermedia sosial.
Transformasi digital menuntut kita untuk selalu berbudaya , terutama ketika berinteraksi dengan orang lain  yang memegang otoritas ruang  digital dan selalu berorientasi kepada nilai - nilai baik manusiam li sebagai tujuannya.




Berlayar ke Pasir Putih
Lihat taman laut indah sekali
Belajar tak pernah letih
Literasi bermanfaat sekali





Semangat!! Salam literasi



Sri Mustari Handayani
Pangandaran






Minggu, 12 Desember 2021

Ciptakan Peluang Melalui Literasi Digital

 Jum'at, 10 Desember 2021

Resume Pelatihan GMLD2

Pertemuan ke-18

Tema

CIPTAKAN PELUANG MELALUI LITERASI DIGITAL

Narasumber : Leni Priska

Profil narasumber

Moderator     : Deni Darmawan


Memiliki kemampuan digital skills di era sekarang ini sangatlah penting, semua generasi harus siap belajar dan beradabtasi mengikuti perubahan zaman yang semakin canggih.
Presiden Joko Widodo telah mengajak elemen bangsa Indonesia untuk memiliki pola pikir dan masyarakat global yang bagus  melalui literasi digital.
Karena itu, marilah kita memulai kebiasaan baru untuk belajar memahami dan ciptakan peluang melalui literasidigital.
Negara yang memiliki literasi terbaik adalah Finlandia, karena ;
  • Sekolah mulai dari usia 7 tahun, guru selalu menanamkan rasa percaya diri, guru adalah master yang tidak menempatkan kompetensi, namun menerapkan kolaborasi.
  • Fasilitas perpustakaan ada di berbagai tempat,  masyarakatnya senang ke perpustakaan  karena ada di tempat - tempat umum, penjaganyapun lulusan terdidik sehingga melayani pengunjung dengan profesional.
  • Maternity package disediakan oleh negara, paket yang diberikan berisi perlengkapan bayi, baju dan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh bayi, karena negara memiliki pemikiran bahwa keluarga merupakan gerbang pertama bagi pendidikan anak.
  • Kebiasaan baik yaitu membacakan dongeng sebelum tidur, agar minat dan literasi anak bisa tumbuh dengan baik.
  • Acara tv asing dilarang dan dialih suarakan supaya anak mampu memahami berbagai bahasa.
4 pilar literasi digital : 
  1. Digital skills, yaitu kampuan uktuk memahami digital tools dan platform digital / kemampuan untuk mengoperasikan, menggunakan, memanfaatkannya dalam kehidupan sehari - hari.
  2. Digital etic, yaitu keterampilan mempunyai sikap baik, bijak santun ketika berliterasi digital, menghargai dan menjunjung tinggi adab  serta menuju tersebarnya ide - ide positif di masyarakat( tidak menyebarkan berita hoaxs ).
  3. Digital safety, yaitu kecerdasan dalam beliterasi digital,  tidak sembarangan memberikan data pribadi kita, mencegah terjadinya penipuan dan tidak menjadi korban dari cyber crime .
  4. Digital culture, yaitu membangun kebudayaan berliterasi digital dengan membangun kompetensi yang paling tinggi dan menciptakan peluang dalam memanfaatkan digital.
Berikut ini manfaat dari berlitersi digital :

👉 Menghemat waktu
👉 Memperluas jaringan
👉 Menghemat biaya
👉 Membuat keputusan dengan 
      baik
👉 Belajar lebih cepat dan efisien
👉 Memperoleh informasi lebih 
      cepat
👉 Ramah lingkungan
👉 Memperkaya keterampilan 

Cara menciptakan peluang pada dunia digital ; kebutuhan, kemampuan diri, hoby, lokasi dan usaha.



Salam literasi


Sri Mustari Handayani

Pangandaran 






Rabu, 08 Desember 2021

Berbagi Praktik Baik Literasi Digital

 Rabu, 08 Desember 2021

Resume

Pelathan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD ) 2

Pertemuan ke-17

Tema

Berbagi Praktik Baik Literasi Digital

Narasumber : Maria Sumakul

Moderator  : Ms.Phia



Literasi digital merupakan kecakapan untuk menggunakan media digital, dan alat komunikasi atau jaringan  dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkannya. 
Adapun pengertian dari literasi digital itu sendiri adalah pengetahuan dan kecakapan dalam menggunakan media digital seperti komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.
Manfaat dari literasi digital yaitu :
  1. Menambah wawasan individu, untuk kegiatan mencari dan memahami informasi.
  2. Meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berfikir serta memahami informasi.
  3. Menambah penguasaan kosa kata individu,  dari berbagai informasi yang dibaca.
  4. Meningkatkan kemampuan verbal individu.
  5. Meningkatkan daya fokus serta konsentrasi individu.
  6. Menambah kemampuan individu dalam membaca, merangkai kalimat serta  menulis informasi.

Literasi digital pada pembelajaran dimasa pandemi menurut Menteri Pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi yaitu Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi mampu mengakselerasi transpormasi pendidikan dan mendorong lompatan kemajuan khususnya dimasa pandemi covid-19. Namun memiliki syarat wajib yang harus dipenuhi yaitu pemanfaatan teknologi secara tepat sasaran, dan kecakapan difital, yang mencakup pada kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber - sumber secara bijak.


Mengapa literasi digital harus diajarkan dal dunia pendidikan? Karena dekatnya anak - anak dengan media sosial rentan terhadap pengaruh negatif, kemudian dengan pemahaman literasi digital bisa mencegah terjadinya berbagai kejahatan sehingga perlu diedukasikan kepada anak/ peserta didik kita.


Tujuan pembelajaran literasi digital di Sekolah : 
  • Meningkatkan kapasitas guru untuk menyajikan pembelajaran yang menarik bagi siswa melalui pemanfaatan media digital
  • Mengintegrasikan kompetensi dasar dalam pembelajaran untuk meningkatkan kecakapan digital
  • Menumbuhkan karakter melalui media digital dengan mengutamakan etika dan norma sosial
Melalui literasi digital, kita sebagai guru harus memberikan hal - hal yang baik, peran kita adalah mengajarkan kepada peserta didik untuk lebih bisa dan mampu memanfaatkan  media digital untuk hal - hal yang positif.





Senin, 06 Desember 2021

Bijak dalam Bermedia Sosial

Senin,06 Desember 2021

Resume

Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD ) 2

Pertemuan ke-16 

Narasumber : Dail Ma'ruf

Moderator     : Muladi


Media sosial di era sekarang ini sangatlah menguasai kita, karena semua orang membutuhkan dan menggunakannya.
Berbagai aplikasi baru bermunculan di media sosial, karena itu kita harus lebih bijak menyikapinya.
Seluruh masyarakat menggunakan medsos untuk mengkomunikasikan kepada pihak lain baik perseorangan maupun publik.
Berikut contoh aplikasi yang di gunakan masyarakat :


Aplikasi terebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing - masing. Untuk saat ini WA sangat merajai di dunia medsos, karena hampir seluruh masyarakat menggunakannya. WA merupakan prodak dari Fb, namun WA lebih sederhana dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Untuk memahami kata bijak, miliki dua arti yaitu : 
  1. Selalu menggunakan akal budinya pandai; mahir contoh : "Bukan  beta tidak berperi engkau memang bijak"
  2. Pandai bercakap - cakap; petah lidah
Menurut Pak Haji M.nur bijak sama dengan adil, artinya menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Jadi orang bijak adalah orang yang pandai menempatkan sesuatu sesuai dengan peruntukkannya.
Media sosial  adalah sebuah media daring yang dapat digunakan satu sama lain dan penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi dan bisa menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.
Medsos sangat bermanfaat untuk menjalin silaturahmi, menambah relasi, bisnis dan sebagai wadah untuk menunjukkan berbagai hasil karya. 
Marilah kita posisikan diri kita sebagai pengguna medsos yang cerdas dan beretika. Bijak dalam bermedsos akan menimbulkan semangat dan banyak manfaat untuk diri kita sendiri maupun orang lain.




Semangat!! Salam Literasi


Sri Mustari Handayani
Pangandaran_





Sabtu, 04 Desember 2021

Literasi Digitalisasi Menciptakan Kemampuan dan Kesempatan



Jumat, 03 Desember 2021
Resume Pelatihan 
Guru Motivator Literasi  Digital
( GMLD ) 2
Pertemuan ke-15
Narasumber : Raimundus Brian                                    Prasetyawan
Moderator     : Helwiyah


Literasi digital merupakan pengetahuan dan kecakapan menggunakan media digital , alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggukakan , membuat informasi dan memanfaatkannya.
Media digital sekarang ini banyak sekali yang dapat kita akses/ gunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita, seperti ; 
  • program komputer
  • Game
  • Aplikasi handphone
  • Gambar digital
  • Vidio
  • Media sosial
  • Website
  • Audio( Mp3) 
  • Ebook
Media digital tersebut dapat kita pelajari dan kita gunakan untuk meningkatkan kemampuan kita sesuai bakat yang diminati.
Seperti keterampilan menulis dapat kita gunakan blog, supaya orang lain bisa membaca dan berkomentar maka kita kirimkan link dari blog kita melalui group WA, Telegram, Fb ataupun  Ig.
Membuat konten vidio yang positif sehingga berdampak positif juga bagi masyarakat/ konsumen dan akan menghasilkan icome/ penghasilan bagi vidio youtube yang banyak mendapatkan subcribe.


Narasumber pada pertemuan kali ini menceritakan dan berbagi  pengalamannya yaitu pada masa pandemi, beliau bapak Brian mendapatkan kesempatan belajar menulis dan menghasilkan banyak buku hasil dari mengikuti pelatihan via WA dan zoomeeting, beliau berprestasi juga menjadi narasumber dan menjadi panitia dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan PGRI. 
Begitu juga ibu Helwiyah sang moderator kali ini, beliau mengikuti pelatihan onlie selama masa pandemi banyak kemampuan dan kesempatan berliterasi digital yang beliau dapat raih untuk mengembangkan bakat dan kemampuan dirinya.


Keberhasilan narasumber kita hari ini sangat menginsfirasi, semoga kita anggota GMLD  tahun ini, bisa belajar lebih fokus dan bisa mengikuti jejak beliau, Aamiin....



Semangat!!





 



 

Kamis, 02 Desember 2021

SATUGURU MENUJU INDONESIA MAJU



SATUGURU menuju Indonesia maju, mengajar itu menyenangkan

Tanggal 25 November 2021 yang lalu seluruh guru Indonesia  memperingati HUT PGRI yang ke-76.


Bersatunya seluruh guru di Indonesia dalam satu wadah PGRI tentulah sangat membantu para guru di Indonesia dalam  dunia pendidikan untuk lebih maju, profesioal dan lebih berkompeten di bidangnya.
Di usianya yang ke-76, PGRI terus bergerak dan menjadi pelopor perubahan di bidang pendidikan agar pendidikan di Indonesia lebih maju, terus bergerak mengajak para guru dan tenaga kependidikan belajar sepanjang hayat dan dapat memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia di abad milenial ini.
Perubahan akan selalu terjadi di setiap kemajuan zaman, karena itu guru harus mampu beradaptasi dengan segala perubahan dalam berbagai keadaan. 
Dengan semangat ke-76 tahun PGRI semakin banyak berkolaborasi dan kreatif untuk berinovatif.
Berbagai kegiatan aktif secara on line disaat pandemi covid-19 seperti sekarang  ini banyak diselenggarakan guna meningkatkan mutu pendidikan yang lebih kompeten, seperti menulis melalui group WA, GMLD ( Guru Motivator Literasi Digital ), kelas bahasa inggris untuk guru, kelas bedah soal PPPK, cakap berbicara guru penggerak dalam group APKS, dan banyak lagi kegiatan yang diselenggarakan secara zoom meeting/ melalui WA. Semua kegiatan dilaksanakan secara gratis dengan di isi oleh para narasumber yang berpengalaman di bidangnya.
Berikut contoh konten youtube yang di share pada saat kegiatan GMLD pertemuan ke-11, oleh narasumber bapak Deni Darmawan yaitu tips membaca cepat : 



PGRI juga mengajak guru bergabung dalam Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis ( APKS ), yang menjadi ujung tombak perubahan dan pelopor belajar secara online. Dari guru, oleh guru dan untuk guru, semoga bangsa Indonesia ini lebih cerdas dan maju. 
Maju dan bersatulah guruku untuk Indonesiaku.
Selamat hari guru nasional, semoga seluruh guru di Indonesia tetap diberikan kesehatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat, aamiin......














Rabu, 01 Desember 2021

Menjelajahi Alam Digital Yang Luas

 Rabu, 01 Desember 2021
Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD ) 2
Pertemuan ke 14
Materi : 
Menjelajahi Alam Digital Yang Luas

Narasumber : Maesaroh, M.Pd 
Moderator    :  Ms.Phia

Alam digital merupakan alam maya yang meliputi penggunaan piranti digital seperti WA, IG, Fb, Twiter dan perangkat google dengan segala produknya.
Untuk mengembangkan budaya literasi generasi penerus bangsa, di perlukan  kecakapan dalam menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggung jawab agar mendapatkan informasi yang akurat dan akuntebel, cerdas bermedia sosial berarti cerdas ber literasi.
Digital literasi sangatlah penting untuk membangun pendidikan yang berintegrasi pada pergeseran pembangunan pendidikan ke arah ICT , sebagai salah satu strategi management pendidikan 21 yang di dalamnya meliputi tata kelola kelembagaan dan SDM.
Karena itu edukasi dari berbagai pihak sangatlah membantu dalam meningkatkan budaya cerdas ber literasi agar para generasi penerus bangsa mampu menyerap informasi dengan baik di media sosial. 
Pemahaman literasi digital yang buruk tentu akan berdampak pada psikologis  anak. 

Apabila penggunaan piranti digital yang terlampau tinggi maka mereka akan mengalami digital fatigue.
Ciri - ciri digital fatigue ; perasaan lelah, bosan, malas dengan berbagai kegiatan digital srperti zoom meeting, webinar, media sosial dan berbagai platform digital lain. Gangguan pada fokus, konsentrasi dan memori, merasa putus asa dan tidak berdaya, muncul perilaku aneh dan tidak wajar. 
Karena itu seorang guru harus menjadi stakeholder dalam pengembangan literasi media, karena media merupakan alam maya yang mampu membawa kita terhubung pada dunia yang lebih luas.
Berikut ini 5 kecakapan yang perlu dikuasai dalam berliterasi media  bagi para pelajar dan semua kalangan : 
  1. Photo visual literasy,  yaitu kemampuan untuk membaca dan menyampaikan informasi dari visual.
  2. Reproduksi literasy, yaitu kemampuan untuk menggunakan teknologi digital untuk menciptakan karya baru dari pekerjaan.
  3. Percabangan literasi, yaitu kemampuan untuk berhasil navigasi di media non linear dari ruang digital.
  4. Informasi literasi, yaitu kemampuan untuk mencari, menemukan, menilai dan mengevaluasi secara kritis informasi yang telah di temukan di web.
  5. Socio emosional literasy, yaitu kemampuan yang mengacu pada aspek - aspek sosial dan emosional yang hadir secara online.
Karena itu perlu memahami 8  elemen esensial untuk mengembangkan literasi digital : 
  1. Kultural ( pemahaman ragam konteks pengguna digital ) 
  2. Kognitif ( daya pikir menilai konten )
  3. Konstruktif ( reka cipta sesuatu yang ahli dan aktual )
  4. Komunikatif ( memajami kinerja dan jejaring komunikasi di dunia digital )
  5. Kepercayaan diri yang bertanggung jawab 
  6. Kreatif melakukan hal baru dengan cara baru
  7. Krisis dalam menyikapi konten
  8. Bertanggung jawab secara sosial yaitu pemahaman ragam konteks.
Media sosial yang saat ini kental dengan dunia kehidupan masyarakat menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap kebutuhan informasi juga meningkat. Namun karena media sosial merupakan salah satu arena untuk menyebarkan informasi maka ada bebagai informasi yang simpang siur.
Membangun mental digital berarti membangun karakter para generasi bangsa menuju masa  emas 2045. 
Generasi milenial akan terus maju dan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Target Indonesia emas 2045 akan tetcapai bila generasi milenial melek wawasan kebangsaan, dan menguasai literasi kebangsaan. 
Berikut nilai - nilai karakter yang harus di tanamkan adalah : 
  • Nilai kejujuran
  • Nilai semangat
  • Nilai kebersamaan atau gotong royong
  • Nilai kepedulian atau solidaritas
  • Nilai sopan santun
  • Nilai persatuan dan kesatuan
  • Nilai kekeluargaan
  • Nilai tanggung jawab










Senin, 29 November 2021

Berbincang dengan hoaxs, media sosial dan dunia digital

Senin, 29 November 2021

Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD) 2

Pertemuan ke 13

Materi : 

Berbincang Dengan Hoaxs, Media Sosial Dan Dunia Digital

Narasumber : Aam Nurhasanah

Moderator    : Dail Ma'ruf


Dalam bermedia sosial di dunia digital  sebaiknya kita gunakan  hal - hal yang positif dan bermanfaat, kita share ilmu yang bermanfaat juga. Hindari berita hoaxs, agar tidak semakin viral dan membuat kacau suasana stop share berita - berita hoaxs.
Berikut ciri - ciri hoaxs yang bisa dikenali : 
  1. Menciptakan kebencian, kecemasan dan permusuhan 
  2. Sumber tidak jelas dan tidak ada yang bisa dimintai tanggungjawab/ klarifikasi
  3. Pesan sepihak, menyerang dan tidak netral/ berat sebelah
  4. Mencatut nama tokoh berpengaruh atau mirip media terkenal
  5. Judul dan pengantarnya provokatif dan tidak cocok dengan isinya
  6. Memanfaatkan fananisme, atas nama idiologi, agama suara rakyat.
  7. Memberi penjulukan
  8. Minta supaya di share/ di viralkan
  9. Menggunakan argumen dan data yang sangat tehnis supaya terlihat ilmiah dan dapat dipercaya
  10. Artikel yang ditulis biasanya menyembinyikan fakta dan data serta memelintir  pernyataan narasumber
  11. Berita biasanya ditulis oleh media abal - abal dimana alamat media dan penanggung jawab tidak jelas
  12. Manipulasi fotho dan keterangan, foto/ vidio yang digunakan biasanya sudah lama dan berasal dari kejadian di tempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi
Intinya di era digital saat ini kita harus lebih cakap dan cerdas, bagikan ilmu - ilmu yang dapat memotivasi, menebarkan energi positif dan menginspirasi. 

 Bunyi surat QS. Al - Hujurat  ayat 6 
" Wahai orang - orang yang beriman jika  seseorang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan / kecerobohan yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu"










 

Jumat, 26 November 2021

Mengekspresikan Diri Yang Baik di Media Sosial

Jum'at, 26 November 2021
Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD ) 2
Pertemuan ke 12
Materi :
Mengekspresikan Diri Yang Baik di Media Sosial
Narasumber : Dra.Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator    :  Dail Ma'ruf

Pada pertemuan kali ini walaupun  saya tidak bisa mengikuti zoom dengan baik/ tatap muka, namun saya tetap bisa menyimak dan mendengarkan sedikit materi  yang di bahas hari ini tentang  mengekspresikan diri dengan baik di media sosial.
Hidup di era digital masa kini kita harus pandai - pandai memilih teman di media sosial karena kejahatan selalu ada di manapun, dimana ada kesempatan disitulah peluang bagi para penipu untuk melanjutkan aksi kejahatannya karena itu kita harus lebih berhati - hati dan belajar lebih mengerti tentang dunia maya di media sosial.
Berikut beberapa cara untuk menggunakan media sosial secara bijak :
  • Jangan asal posting konten
  • Jangan terlalu detail mencantumkan informasi 
  • Jaga etika bermedia sosial
  • Selalu waspada dan jangan langsung percaya
  • Filter akun - akun yang kita ikuti
Tips bebas dari stres ketika bermedia sosial :
  • Bisa memilih konten mana yang akan kita baca,dan berfikir sebelum menulis, mengunggah dan membuat konten, pilihlah konten - konten yang bersifat positif sehingga membawa kehidupan kita lebih positif .
  • Jaga privasi, jangan memberikan informasi yang bersifat pribadi  dan untuk menjaga keamanan maka kunci akun media sosial sehingga hanya bisa dibaca/ dilihat oleh teman/ kontak kita saja.
  • Followlah teman dekat yang terpercaya, untuk mencegah isu - isu hoax dan konten - konten yang penuh kebencian.



Berlibur ke Pangandaran
Jangan lupa beli ikan asin dan terasi
Biarpun banyak pekerjaan
Tetap semangat pecinta literasi
🥰🙏


Sri Mustari Handayani
Pangandaran




Rabu, 24 November 2021

Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah

Rabu, 24 November 2021
Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD ) 2
Pertemuan ke 11
Materi :
Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah
Narasumber  : Deni Darmawan
Moderator     : Helwiyah

Berikut profil narasumber kita hari ini:

Sekarang ini kita sudah memasuki beberapa era, mulai dari era society 01, sampai era society 5.0  begitu cepatnya waktu bergulir sehingga kita harus beradaptasi, berimigrasi dengan segala perubahan  yang akan terjadi di era selanjutnya.


Membaca merupakan suatu keterampilan, ada yang membaca lambat, sedang dan cepat. Karena informasi di era sekarang sangatlah banyak sehingga kita dituntut untuk bisa membaca cepat agar tidak ketinggalan informasi.
Berikut tips membaca cepat di chanel youtube milik yang terhormat bapak Deni Darmawan :

Keterampilan merupakan kemampuan yang bisa dipelajari, bisa di gali, di latih,  dari sebuah proses untuk bisa dikembangkan  melalui proses latihan/ belajar sehingga menjadi sebuah keterampilan untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan secara konsisten.
Menurut bapak Presiden Jokowi bahwa transformasi digital dalam menghadapi era digital sekarang ini Salah satunya harus mempunyai SDM talenta digital. 
Keterampilan digital meliputi 4C yaitu ; 
  1. creativity dan inovation
  2. critical thinking/ berfikir kritis
  3. communication / keterampilan menyapaikan ide dengan teknologi informasi dan komunikasi dengan berbagai platform media digital 
  4. collaboration/ kemampuan bekerja sama
Contoh vidio konten kreatif yang dibuat oleh mahasiswa dalam membumikan nilai - nilai Pancasila :

Closing statement


Senin, 22 November 2021

Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital

Senin, 22 November 2021 
Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD) 2
Pertemyan ke 10
Materi :
Anak Muda Berani Bikin Perubahan  di Dunia Digital
Narasumber : Ibu Rosminiyati
Moderator    :  Muladi

Alhamdulillah pada pertemuan kali ini kita semua anggota pelatihan GMLD sangat antusias dengan hadirnya narasumber yang hebat dan luar biasa, beliau adalah ibu Rosminiyati, guru SMKN 2 Pangkalpinang Provinsi Ke2 Kepulauan Bangka Belitung.
Beliau telah berhasil menerbitkan 5 buku berjudul Jendela Literasi terdiri dari 228 halaman yang merupakan kumpulan tugas dan tulisan dari dunia digital dengan menggunakan platform blog, asuhan gurunda kita semua yaitu yang terhormat bapa Wijaya Kusumah,M.Pd/ om jay nama keren  panggilannya.
Terima kasih ibu Rosminiyati sangat  menginsfirasi generasi junior GMLD selanjutnya.
2 kata kunci dari tema kali ini yaitu: 
  1. Berani, berdasarkan KBBI V online diartikan  mempunyai hati yang mantap dan memiliki rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya kesulitan dan sebagainya tidak takut ( gentar dan kecut ).
  2. Perubahan, adalah hal/ keadaan berubah; perubahan ; perukaran ( KBBI V online ) artinya perubahan dari  keadaan semula menjadi lebih baik dari pada sebelumnya. 
Mengapa perlu perubahan? 
  • Kebutuhan, perubahan dan perkembangan  tak luput  pula pada bidang pendidikan, mau tidak mau kita harus mengikuti peribahan tersebut.
  • Menyalurkan hobi
  • Tambahan penghasilan
  • Berbagi dukunga
Hal - hal yang mempengaruhi perubahan di dunia digital : 
  1. Tekad/ semangat
  2. Lingkungan
  3. Sarana dan prasarana
  4. Kesempatan
  5. Dukungan 
Kita sebagai motivator bagi para peserta didik kita/ motivator untuk melakukan perubahan di dunia digital.

Anak muda berani bikin perubahan di dunia digital, mereka jauh lebih pintar dan terampil dari pada kita, justru kita harus belajar dari mereka. 
Tugas kita adalah meluruskan penggunaan  media digital dari mereka.
Bagaimana caranya?
Dengan cara kolaborasi, melakukan tentang sosialisasi penggunaan media belajar, memfasilitasi peserta didik untuk melakukan hal positif dalam dunia digital dan memberikan motivasi















Pemasaran Buku

Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan ke-19 Senin, 28 Februari 2022 Tema Pemasaran Buku Narasumber : Agus Subardana Moderaror    : Raliya...